"Makna kehidupan seseorang bukan dinilai dari seberapa panjang usianya, akan tetapi seberapa besar manfaat kehidupannya bagi orang lain"
"Kehidupan ibarat ladang, jika kita tanam kebaikan maka pahala yang kita tuai, dan jika kita tanam kemunkaran maka kita akan menuai kenistaan"
"Masa muda menanam, masa tua menuai"
"Selamatkan mata air, sebelum menjadi air mata"

Minggu, 26 Oktober 2008

Manfaat Rosela

Umumnya masyarakat mengenal dengan nama Rosela, Rosella atau Roselle (Hibiscus sabdariffa L.). Dari segi kesehatan, ternyata Rosela mempunyai manfaat untuk pencegahan penyakit. Menurut penelitian Ballitas Malang, bunga rosella, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal (juicy), misalnya Rosela Merah berguna untuk mencegah penyakit Kanker dan Radang, mengendalikan tekanan darah, melancarkan peredaran darah dan melancarkan buang air besar.
Kelopak bunga Rosela dapat diambil sebagai bahan minuman segar berupa sirup dan teh, selai dan minuman, terutama dari tanaman yang berkelopak bunga tebal, yaitu Rosela Merah. Kelopak bunga tersebut mengandung vitamin C, vitamin A, dan asam amino. Asam amino yang diperlukan tubuh, 18 diantaranya terdapat dalam kelopak bunga Rosela, termasuk arginin dan legnin yang berperan dalam proses peremajaan sel tubuh. Selain itu, Rosela juga mengandung protein dan kalsium.
Di Malaysia, Rosela juga disebut Asam paya, Asam kumbang atau Asam susur, merupakan tumbuhan yang mempunyai keluarga yang sama dengan bunga raya/sepatu (Hibiscus rosasinensis). Tumbuhan Rosela ada yang mengatakan berasal dari India tetapi ada juga pendapat yang mengatakan Rosela berasal dari Afrika Barat. Tumbuhan Rosela ini semula diperkenalkan di Malaysia sejak lebih dari tiga abad yang lampau. Di India Barat disebut dengan Jamaican Sorrel.
Pohon Rosela tumbuh dari biji/benih dengan ketinggian yang bisa mencapai 3 - 5 meter serta mengeluarkan bunga hampir sepanjang tahun. Bunga Roselle berwarna cerah, Kelopak bunga atau kaliksnya berwarna merah gelap dan lebih tebal jika dibandingkan dengan bunga raya/sepatu. Bagian bunga Rosela yang bisa diproses menjadi makanan ialah kelopak bunganya (kaliks) yang mempunyai rasa yang amat masam. Kelopak bunga ini bisa diproses menjadi pelbagai jenis makanan seperti minuman, jelly, saos, serbuk (teh) atau manisan Rosela. Daun muda Rosela bisa juga dimakan sebagai ulam atau salad. Sementara itu di Afrika, biji Rosela dimakan karena dipercaya mengandung minyak tertentu. Di Sudan, Rosela diproses menjadi minuman tradisional yang dinamakan Karkadeh dan merupakan minuman kebangsaan orang Sudan.
Pohon Rosela adalah sejenis perdu yang mudah ditaman. Cara penanamannya dengan menggunakan biji yang kering kemudian disemai. Nama Lain: Hibiscus Sabdariffa L., H. Sabdariffa varaltissima, Rozelle, Red Sorrel, Sour-sour, Lemon bush, Florida cranberry, Oseille rouge (Perancis), Quimbombo Chino (Sepanyol), Karkadeh (Afrika Utara), Bisap (Senegal).
Tumbuhan herbal ini ternyata mampu berfungsi sebagai bahan antiseptik, penambah syahwat, agen astringen. Tanaman ini juga banyak digunakan dalam pengobatan tradisional seperti batuk, ketidakhadaman, lesu, demam, tekanan perasaan, gusi berdarah (skurvi) dan mencegah penyakit hati. Bunga Rosela banyak digunakan untuk pembuatan jus, saos, sirup dan juga sebagai bahan pewarna pada makanan.
Ekstrak daripada kuncup bunganya ternyata mampu berfungsi sebagai antispasmodik (penahan kekejangan), antihelmintik (anti cacing) dan antibakteria. Selain itu rosela ternyata mampu menurunkan kadar penyerapan alkohol. Daun tumbuhan herba ini juga bisa digunakan untuk merawat luka, penyakit kulit dan gigitan serangga.
Di India, biji Rosela digunakan untuk mengobati penyakit kulit, kekurangan darah dan kelesuan.

Bagian yang digunakan : Bunga, daun dan biji
Bahan penting yang terkandung dalam kelompak bunga Rosela : Gossy peptin anthocyanin dan glucoside hibiscin yang mempunyai efek diuretic dan choleretic, memperlancar peredaran darah, mencegah tekanan darah tinggi, meningkatkan kinerja usus serta berfungsi sebagai tonik (obat kuat).
Kandungan Kelopak segar Dalam 100 g :
Air 9.2 g
Zat Besi 8.98 mg
Protein 1.145 g
Karotena 0.029 mg
Lemak 2.61 g
Thiamine 0.117 mg
Serat 12.0 g
Riboflavin 0.277 mg
Abu 6.90 g
Niacin 3.765 mg
Kalsium 1,263 mg
Asid Askorbik 6.7 mg
Fosforus 273.2 mg

Dari penelitian terbukti bahwa kelopak bunga Roselle mempunyai efek anti-hipertensi, kram otot dan anti infeksi-bakteri. Dalam eksperimen ditemukan juga bahwa ekstrak kelopak bunga Rosela mengurangi efek alcohol pada tubuh kita, mencegah pembentukan batu ginjal, dan memperlambat pertumbuhan jamur/bakteri/parasit penyebab demam tinggi. Kelopak bunga Rosela juga diketahui membantu melancarkan peredaran darah dengan mengurangi derajat kekentalan darah. Ini terjadi karena asam organic, poly-sakarida dan flavonoid yang terkandung dalam ekstrak kelopak bunga Roselle sebagai Farmakologi. Selain itu yang tidak kalah pentingnya adalah kelopak bunga Rosela mengandung vitamin C dalam kadar tinggi yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia terhadap serangan penyakit.

Manfaat kelopak bunga Rosela
- Dapat mengurangi kepekatan/kekentalan darah
- Membantu proses pencernaan
- Mencegah peradangan pada saluran kencing dan ginjal
- Penyaring racun pada tubuh
- Mencegah kekurangan Vitamin C
- Melancarkan peredaran darah
- Melancarkan buang air besar
- Menurunkan kadar penyerapan alkohol
- Penahan kekejangan

Penyakit yang dapat diobati :
- Tekanan Darah Tinggi ( Hipertensi )
- Batu Ginjal
- Batuk
- Lemah syahwat
- Lesu
- Demam
- Tekanan Perasaan
- Gusi berdarah
- Penyakit kulit
- Gigitan Serangga
- Luka
- Kurang darah

Sumber : Dari beberapa artikel tentang rosella

1 komentar:

Ratih Rachma mengatakan...

mau cari bunga rosella pak?
kebetulan saya jual, silahkan saja mampir-mampir di
http://airaluph.wordpress.com/rosellaroselaroselle/
hehe
terima kasih...

btw, pak blognya bagus, banyak artikel yang menarik, terima kasih ya...

Mengenai Saya

Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia